Analisis Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini di RA Muslimat NU Sidosari Magelang
Abstract
Masa usia dini merupakan periode kritis untuk perkembangan sosial dan emosional anak, yang menjadi fondasi bagi kemampuan berinteraksi dan kesuksesan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak di RA Muslimat NU Sidosari 1, Magelang, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian berupa guru kelas, kepala sekolah, ketua yayasan, dan anak didik. Analisis data mengikuti model Miles Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengembangkan sosial emosional anak dilakukan melalui berbagai strategi pembiasaan, yaitu: (1) memberikan perhatian positif dan afeksi; (2) mengenalkan berbagai emosi beserta dampaknya; (3) memenuhi kebutuhan rasa aman dan nyaman anak; (4) menciptakan perilaku positif melalui pembiasaan rutin; (5) memberikan reinforcement berupa pujian dan penghargaan; (6) memberikan kesempatan pada anak untuk memilih dan mengaktualisasikan kegemaran; (7) menjalin komunikasi yang efektif; (8) menjadi teladan perilaku yang baik; dan (9) memberikan kesempatan bermain sosial. Faktor penghambat utama adalah karakteristik psikologis individu anak, seperti sikap egois yang dapat mengganggu dinamika kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan sosial emosional memerlukan pendekatan holistik dan berkelanjutan, dengan guru berperan sebagai fasilitator, model, dan pemberi dukungan psikologis. Temuan ini mendukung pentingnya program pelatihan guru yang berfokus pada pendampingan perkembangan sosial-emosional anak usia dini.

