Penguatan Sikap Religius Siswa dengan Kegiatan “Nyantri Bareng” Di SD Negeri Bengbulang 01 Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap
Abstract
This study aims to describe the implementation of strengthening students' religious attitudes through the “Nyantri Bareng” activity at Bengbulang 01 Public Elementary School, Karangpucung District, Cilacap Regency. This study uses a descriptive qualitative approach with field research. Data were collected through observation, in-depth interviews with the principal, teachers, and students, as well as documentation studies, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing stages. The results showed that the Nyantri Bareng activity was carried out in a programmed and consistent manner through religious activities such as congregational prayers, recitation of Asmaul Husna, learning basic fiqh, and reading and writing the Qur'an. This program contributes positively to shaping students' discipline, responsibility, noble character, love of worship, and Quran literacy skills. However, the implementation of these activities still faces a number of challenges, including limited teaching staff, variations in students' family backgrounds, suboptimal parental support, and limited supporting facilities. This research provides a scientific contribution in the form of a model for strengthening religious attitudes based on integrated religious habits in public elementary schools, which can be used as a reference in the development of religious character education at the elementary education level.
Keywords: Religious Character Education, Religious Habits, Islamic Education in Elementary Schools
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penguatan sikap religius siswa melalui kegiatan “Nyantri Bareng” di SD Negeri Bengbulang 01 Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Nyantri Bareng dilaksanakan secara terprogram dan konsisten melalui pembiasaan kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, pembacaan asmaul husna, pembelajaran kitab dasar fikih, serta kegiatan baca tulis Al-Qur’an. Program ini berkontribusi positif dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, akhlak mulia, kecintaan beribadah, serta kemampuan literasi Al-Qur’an siswa. Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan tenaga pendidik, variasi latar belakang keluarga siswa, dukungan orang tua yang belum optimal, serta keterbatasan sarana pendukung. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa model penguatan sikap religius berbasis pembiasaan keagamaan terintegrasi di sekolah dasar negeri, yang dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan karakter religius pada jenjang pendidikan dasar.
Kata Kunci : Pendidikan Karakter Religius, Pembiasaan Keagamaan, PAI di Sekolah Dasar.
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Makassar: Syair Media Press.
Arianti, Y. (2023). Pengaruh disiplin belajar, konformitas teman sebaya, kepercayaan diri, lingkungan belajar, dan tekanan orang tua terhadap perilaku menyontek siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Padang. Jurnal Horizon Pendidikan.
Fahham, A. M. (2020). Pendidikan pesantren. Depok: Publica Institute Jakarta.
Fitri Wulandari, dkk. (2024). Strengthening the religious character of classroom-based students at Sidoarjo State Elementary School. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(2).
Glock, C. Y., & Stark, R. (1965). Religion and society in tension. Chicago: Rand McNally.
Hadi Ismanto, dkk. (2024). Religiosity and attitudes: A study of Indonesian Islamic primary school students. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 16(3), 3289–3299. https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i3.5564
Ibnu, S. (2020). Pendidikan dan pesantren. Jakarta: Elsi Pro.
Lickona, T. (2013). Educating for character. New York: Bantam Books.
Masyithah, C. R. (2022). Penguatan karakter religius melalui pembinaan shalat berjama’ah siswa SMA Negeri 1 Kota Jantho Aceh Besar. Banda Aceh: UIN Ar-Raniry.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.
Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, D. (2004). Metodologi penelitian kualitatif (Paradigma baru ilmu komunikasi dan ilmu sosial lainnya). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution, A. R., dkk. (2025). Strengthening elementary school students’ religious character through a contextual-based Islamic religious education model. Al-Mudarris: Journal of Education, 8(2).
Nusa, S. (2022). Membangun sikap moderasi beragama yang berorientasi pada anti kekerasan melalui dialog. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4210.
Rohiliah, S. Z. (2023). Penguatan sikap religius siswa melalui pembelajaran perkembangan manusia bermuatan nilai Islam. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Silvatama, M. A. (2023). Penguatan sikap religius siswa melalui pembelajaran matematika bermuatan nilai Islam. Jurnal Pendidikan.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik kritis: Perkembangan, substansi, dan implementasinya dalam pendidikan Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Tri Murti, dkk. (2023). Peran guru dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter siswa melalui penerapan sikap religius di SD Mutu Kendang Panjang Pekalongan. Jurnal Wawasan Pendidikan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

